Aku jadi keinget banget ma cerita salah satu kakak angkatanku kemaren. Waktu itu aku cerita ma dia aku lagi sebel bgt. Yah pokoknya aku sebel ma omongan orang yang cuma ngambil kesimpulan dari hal yang sepele, yang menurutku hal yang kecil digede-gedein banget. Aku sampe bingung mau bilang apa. Ngapain juga ngomongin sesuatu yang belom jelas kebenerannya. Bener ga gitu?? Trus kakak angkatanku ini bilang: “Kamu penah denger cerita tentang seorang ayah ma anaknya & seekor unta?” .Aku jawab belum. Dia cerita gini: “Ada seorang ayah ma anaknya lagi jalan di gurun. Mereka berdua naik unta, terus dateng seseorang melihat mereka. Dia bilang “Kasihan sekali unta kamu ditunggangi dua orang seperti itu. Lalu sang ayah turun dari unta & berjalan kaki. Tinggal anaknya saja yang menunggang unta itu. Ditengah jalan, datanglah seseorang untuk kedua kalinya yang melihat ayah & anak serta seekor unta itu. Orang tersebut mengatakan: “Hai, tega sekali kau enak-enakan naik unta sedangkan ayahmu berjalan kaki seperti itu. Sang anak tersadar dan akhirnya memutuskan untuk ikut berjalan saja tanpa menunggang unta itu. Dan akhirnya ayah & anak tersebut menyusuri gurun dengan berjalan kaki saja, sedangkan unta tersebut hanya mereka tuntun. Lagi-lagi dijalan mereka betemu dengan seseorang. Dan orang tersebut berkata: “Betapa bodohnya kalian berjalan kaki seperti itu sambil menuntun unta. Apa gunanya unta tersebut jika tidak kalian gunakan.” Dari cerita diatas, terus kakak angkatanku ini bilang. Kamu tau ga pesen dari cerita diatas apaan. Dia bilang kalau kita jangan terlalu mudah untuk terpengaruh ma omongan orang lain, lakukan segala sesuatu sesuai ma hati kamu. Jangan terlalu mikirin omongan orang yang terlalu nge-judge plus mojokin kamu, selama yang kamu kerjain itu bener. Yang tau sebenernya kan kamu. Hmm, emang bener juga siy omongan dia. Dia juga mbilangin aku bwt sante aja ngadepin masalah yang kaya gituan. Dia bilang kamu harusnya seneng, soalnya berarti masih banyak yang perhatian ma peduli ma aku. Sampe hal yang sepele aja diomongin. Hehehehe…… |